FOREWORD / KATA PENGANTAR / PRAKATA
Ass WrWb !!!

Pertama-tama saya ucapkan selamat datang para pembaca di Blog saya ini, sebelumnya saya hanya menghimbau para pengunjung jangan baca blog saya karena isinya ngak begitu menarik hanya berupa pelajaran, pengalaman dan catatan-catatan yang ngak bermutu....cuma saya simpan di dalam blog ini.

Kalau juga masih nekad untuk membaca isinya ya itu sih terserah anda karena tidak ada yang melarang termasuk antiviruspun males ngeblocking blog ini...ya itu tadi kontennya ngak ada yang berbahaya dan bermutu.

Adapun ceritanya membuat blog ini ketika chatting di Facebook saya ketemu dengan teman saya sewaktu kecil dulu di Kertopati Palembang yaitu Pak Fery Al Firmansyah dan dia bertanya ke saya sudah punya blog belum, saya bilang sudah tapi ngak pernah aku urus. Dengan bantuannya jadilah yang sekarang ini. Kenapa aku milih judul Blogku "SAYA INGIN MENANGIS DENGAN BAHASA INGGRISMU" karena terinspirasi dengan ucapan singkat (Curt) teman dekat saya (Close Friend) di Philipina Mr. Haberjari Samad Bayro, ketika dia buat selorohan seperti ini "Oh, My Goodness, I WANT TO CRY WITH YOUR ENGLISH" sehingga membuat saya tertawa terbahak-bahak.

Menurut saya belajar Bahasa Inggris itu gampang-gampang susah alias susah-susah gampang tapi itu semua kembali sama kita ada kemauan keras atau tidak untuk belajar mengembangkannya...kalau malas ya bisa-bisa lidahnya terlipat seperti bebek kwek kwek kwek bunyinya...alias ngak enak didengaar telinga. Saya pikir Bahasa Inggris itu ada 4 pokok dasar utama, seperti :

1. Menggunakan : ...AKAN...( Saya akan ke sekolah = I will go to school )
2. Menggunakan : ...SEDANG ...( Dia sedang masak = She/He is cooking)
3. Menggunakan : ...SUDAH/TELAH... ( Mereka sudah/telah makan nasi = They have eaten rice)
4. Menggunakan :......Tanpa AKAN, SEDANG, SUDAH/TELAH...( Kamu/Anda bekerja = You work)

Yang lainnya cuma tambahan tapi ini dululah yg kita kuasai alias pembentukan pola-pola kalimat yang sederhana saja alias ngak usah mikir terlalu berat yah ! Dengan pola pikir orang Indonesia yang sederhana dan cerdas... jangan pikirkan wah...grammarnya susah...ini yang membuat kamu jadi malas dan cenderung menghindar dari pelajaran Bhs Inggris bahkan KO (knock out) kalau ujian Ebtanas (take exam) alias jeblok nilainya terus nangis karena ngak lulus. Saya nyakin deh kalau kamu ikuti ini kamu dijamin 90% lulus walau kamu tidak bisa bicara dengan baik. Kita ngak usah terlalu mikirin bentuk/ pola grammarnya bikin kepalamu mumet ..lagian kitakan bukan disiapkan jadi guru bhs Inggris yang harus ngelotok tentang grammar. Grammarnya Inggris sama Indonesiakan jelas berbeda makanya sulit bagi kita untuk cepat memahami. Tapi coba kita latih dengan pola lain yang gampang kita mengerti...Okey Boss !!! EEEhhh...Nah sekarang sudah saya isi postingannya baru sedikit dan sesegera mungkin saya isi terus secara bertahap tapi pasti. Don't be mad, Man !!!

Saya sih kepengennya pola pendidikan Indonesia di ubah dari yang dulunya 90% menggunakan textbook bahasa Indonesia 10% textbook bahasa Inggris...maka sekarang dibalik 90% bahasa Inggris 10% Bahasa Indonesia...Alasannya Bangsa Indonesia sudah mengerti Bahasa Indonesia dan digunakan juga dalam bahasa ibu atau bahasa kesehari-harian...dalam artian tidak mengubah SUMPAH PEMUDA...Dulu para calon mahasiswa jurusan IKIP berburu ambil jurusan Bhs Indonesia alasannya karena jam Mata Pelajarannnya banyak dan honornya lumayan. Satu lagi guru-guru harus mengerti bahasa Inggris dan sewaktu menghantarkan pelajaran ya dikombinasikanlah dengan Indonesia English atau kita singkat "INDOLISH" jangan dikombinasikan dengan bahasa daerah seperti Jakarta dan lain-lain, akhirnya kacau juga bahasa Indonesianya tuh loh lihat seperti di TV (walah aku juga ikut-ikutan) kecuali subject Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia harus tetap pada pakemnya ngak boleh campuran. Coba banyangkan dari sekolah SMP mungkin sekarang start dari SD hingga tamat Universitaspun tidak banyak orang yang mampu berbahasa Inggris walaupun hanya pola yang sederhana. Kebanyakan yang bisa bicara Inggris adalah dari golongan elite atau orang biasa yang otaknya cemerlang...Nah bagaimana yang seperti kita yang kurang beruntung ngak bisa nambah jam pelajaran khusus yang kita kenal dengan Kursus Bahasa Inggris. Kalau orang Indonesia sudah pandai berbahasa Inggris kemungkinan besar kursus bahasa Inggris akan tutup semua yang ada hanya kursus bahasa Jepang, Korea, Jerman dan lain-lain. Saya hanya bermimpi kapan Indonesia nantinya seperti Philippines bisa menggunakan Bhs Inggris dan Bhs Tagalog at the same time menjadi bahasa resmi negara (Official Language). Kalau kita bisa Bhs Indonesia juga kita bisa Bhs Inggris...It's cool banget...Huuuh sok pintar ai (if you are dreaming your dream is still a dream). Kedepan generasi Indonesia akan lebih mantap bersaing dilapangan pekerjaan di luar negeri dan dalam negeri, debat-debat/ klaim-klaim internasional atau apalah. Kitapun dapat mencari pekerjaan diluar negeri dan tidak selalu mengharapkan pemerintah membuka lowongan pekerjaan. Banyak lowongan pekerjaan di luar negeri yang akhirnya di isi oleh para pekerja dari India, Philipina, China,Pakistan. Pendidikan kita lebih baik dengan negara tetangga seperti Philipina tetapi kenapa kalau bersaing kerja kita selalu lemah posisi tawarnya padahal skill kita It's OK...saya hanya berkesimpulan singkat/picik bahwa penyebab itu semua karena tidak mampunya kita berbahasa Inggris. Jadi kesimpulannya orang lain/bule memandang kita KUPERINTEL(kurang pergaulan internasional), mereka lebih percaya dengan orang yang pandai berbahasa Inggris dan jangan heran kalau gaji kita akan berbeda kalau bekerja sama mereka walau kita memiliki skill yang baik. Nah..terakhir kita ngak boleh menghidar atau keringat dingin kalau ada tamu yang menggunakan bahasa Inggris dan Who knows anaknya nanti mencalonkan Presiden Republik Indonesia sudah fluent bahasa Inggrisnya (saya dengar issuenya syarat seorang mau jadi Presiden RI kedepan harus pandai English) atau setidaknya ya President Taxi...Hehehe (LoL), yang pentingkan President judulnya.

Kalau ada yang berminat ingin mengcopy isi blog ini ya silakan saja, saya ngak melarang kok...wong aku juga tidak tahu anda dan aku dapat ilmu ini dari orang lain...sekiranya bermanfaat sama anda ia saya merasa bersyukur karena sudah membantu anda dalam kebaikan ilmu tapi tolong dong isi (fill out) dengan kata-kata di SEND ME SAY HELLO di sebelah kanan anda.

Haaa...sudahlah begitu saja Kata Pengantar dari saya karena saya bukan pengarang, penulis atau ahli filsafat/philosophy yang penting saya masih bisa berpikir dengan baik. Mohon maaf bila ada kemiripan atau kesamaan dalam materi yang saya tampilkan disini karena bahasa Inggris bukan suatu hak patent dari pihak-pihak tertentu... itulah mengapa bahasa Inggris menjadi penghantar bahasa dunia dari 4 bahasa lainnya seperti Arab, China, Jerman dan Russia.


Wassalam,
TABLE OF CONTENTS / DAFTAR ISI

Senin, 10 Agustus 2009

UNGKAPAN LANGSUNG – TAK LANGSUNG


Jika suatu ketika Iwan mengatakan : “Saya bekerja di Jakarta.” Dalam hal ini Iwan langsung mengatakan “Saya bekerja di Jakarta.”

Kalau kita ingin mengatakan apa yang dikatakan oleh Iwan kepada orang lain, misalnya
kepada Iwan atau Tutik kita akan mengungkapkan : Iwan mengatakan bahwa ia bekerja
di Jakarta. Ungkapan ini adalah ungkapan tidak langsung, yaitu ungkapan orang lain yang kita ungkapkan kembali kepada orang lain.



Dalam Bahasa Inggris, semua ungkapan tidak langsung menggunakan bentuk lampau,
karena ungkapan langsungnya terjadi sebelum kita ungkapkan kembali.

Perhatikan contoh berikut :
Iwan: “I WORK IN BALI.” Akan menjadi : IWAN SAID THAT HE WORKED IN JAKARA Atau kita bisa mengatakan IWAN SAID THAT HE WORKS IN JAKARTA, jika sekarang ia masih bekerja di JAKARTA.

Perhatikan juga contoh lainnya :
Ibu : “Saya tidak akan memasak hari ini.” = “I WON’T COOK TODAY.”
MY MOTHER SAID (THAT) SHE WOOULDN’T COOK TODAY,
ATAU MY MOTHER SAID THAT SHE WON’T COOK TODAY.

Lisa : “Saya sakit.” = “I AM ILL.”
LISA TOLD ME (THAT) SHE WAS ILL. Jika sekarang ia masih sakit, kita masih bisa mengatakan LISA TOLD ME (THAT) SHE IS ILL.

Iwan : “Dokter itu kaya.” = “THE DOCTOR IS RICH.”
IWAN SAID THE DOCTOR WAS RICH, atau Iwan SAID THE DOCTOR IS RICH

Untuk kalimat perintah :
Guru : “Kerjakan latihan ini.” = “DO THIS EXERCISE.”
The teacher asked me to do this exercise

Ayah : “Datanglah besok pagi.” = “COME TOMORROW MORNING.”
FATHER TOLD ME TO COME TOMORROW MORNING

Ibu : “Jangan gunakan uang itu.” = “DON’T USE THE MONEY.”
MOTHER TOLD ME NOT TO USE THE MONEY

Rita : “Jangan bekerja terlalu keras.” = “DON’T WORK TOO HARD.”
RITA TOLD ME NOT TO WORK TOO HARD

Untuk kalimat pertanyaan
Guru : “Dimana kamu tinggal?” = “WHERE DO YOU LIVE?”
TEACHER TOLD ME WHERE I LIVE

Amir : “Apakah Rita guru?” = “IS RITA A TEACHER?”
AMIR ASKED ME IF RITA IS A TEACHER.

Rina : “Apakah kamu teman saya?” = “ARE YOU MY FRIEND?”
RINA ASKED ME IF I AM HER FRIEND

Anton : “Apakah kamu menyukai saya?” = “DO YOU LIKE ME?”
ANTON ASKED IWAN IF HE LIKES HIM

Catatan : Dalam hal ini, peranan logika kita amatlah penting. Kita harus perhatikan siapa yang kita bicarakan, tentang siapa, siapa menyuruh siapa, siapa bertanya kepada siapa,dan sebagainya.

Perhatikan contoh lainnya :
Rita : “Dimana ibumu?” = “WHERE IS YOUR MOTHER?”
RITA ASKED ME WHERE MY MOTHER WAS

Budi : “Panas sekali.” = “IT’S VERY HOT.”
BUDI SAID IT’S VERY HOT

Darma : “Dimana buku saya.” = “WHERE IS MY BOOK?”
DARMA ASKED ME WHERE HIS BOOK WAS

Tutik : “Kapan kamu akan berangkat?” = “WHEN WILL YOU LEAVE?”
TUTIK ASKED ME WHEN I WILL LEAVE

0 komentar:

AddThis

Bookmark and Share

Subscribe Now: standard